Skip to main content

Peringkat Universitas di Webometrics

Topik kali ini adalah kita akan membahas Webometrics. Apa itu Webometrics?

Webometrics merupakan lembaga dalam memberikan penilaian suatu kemajuan Universitas yang ada di dunia, dan Indonesia termasuk salah satu yang mengakui kehadiran Webometrics ini. Webometrics dapat diakses di www.webometrics.info

Peringkatan Universitas dimulai pada tahun 2004. Peringkatan didasarkan pada konten, visual, dan dampak publikasi web dari jumlah link yang diterima. Berdasarkan Wikipedia, Webometrics melakukan peringkatan pada bulan Januari dan Juli.


Indikator yang dugunakan Webometric sebagai berikut:

1. Excellence (15%) jumlah artikel-artikel ilmiah publikasi perguruan tinggi yang bersangkutan yang terindeks di Scimago Institution Ranking (2003-2014) dan di Google Scholar(2007-2014)


2. Presence (20%)  adalah jumlah halaman dan halaman dinamik yang tertangkap oleh mesin pencari (google) tidak termasuk rich files.


3. Impact (15%) merupakan jumlah eksternal link yang unik (jumlah backlink) yang diterima oleh domain web universitas (inlinks) yang tertankap oleh mesin pencari(google)


4. Openness (15%) merupakan jumlah file dokumen yang online/open dibawah domain suatu website Universitas.

Sejak post ini dibuat, berikut adalah daftar Universitas dengan peringkat dari yang tertinggi di Webometrics:


Yak, kiranya cukup sekian mengenai Webometrics. Sampai bertemu di artikel berikutnya!

Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Peringkat_Universitas_Dunia_Webometrics

Comments

Popular posts from this blog

Skripsi, Tesis, Disertasi, Karya Ilmiah Populer dan Jurnal

BAB I PENDAHULUAN   1.1 Latar Belakang      Pada umumnya, karangan dipandang sebagai suatu perbuatan atau kegiatan komunikatif antara penulis dan pembaca berdasarkan teks yang telah dihasilkan. Suatu karangan terdiri dari beberapa kalimat yang kemudian disusun menjadi suatu kesatuan yang kemudian membentuk paragraf-paragraf, sehingga dapat terbentuk suatu karangan.      Karangan ilmiah ialah karangan yang menyajikan fakta umum yang sifatnya obyektif mengenai suatu hal yang ditulis menurut prosedur ilmiah. Ada beberapa contoh dari karangan ilmiah, salah satunya adalah skripsi, tesis, disertasi, karang ilmiah popular, serta jurnal. Walaupun contoh-contoh yang baru disebutkan adalah termasuk dalam satu jenis yaitu karangan ilmiah, tetapi masing-masing cara penulisannya berbeda. Perihal bagaimana membedakan satu dengan lainnya akan dijelaskan di dalam makalah ini. 1.2 Rumusan Masalah      Berdasarkan latar belakan...

Membuat Animasi Stickman Menggunakan Macromedia Flash 8

Membuat animasi Stickman menggunakan Macromedia Flash 8 Baiklah pada postingan kali ini kita akan membuat animasi sederhana stickman menggunakan aplikasi macromedia flash 8 : Sudah pernah memainkan game animasi stickman sebelumnya? Nah sekarang kita akan membuat animasi stickman yang serupa seperti pada game tersebut. Aplikasi yang kita gunakan disini adalah macromedia flash 8. Langsung saja yaa kita akan membuat animasi stickman step by step Pertama kita perlu menggambar karakter stickman sebagai karakter utama dalam animasi ini : Setelah kita membuat karakter stickman pada layer satu di posisi frame satu, klik kanan pada frame 2 dan klik insert blank keyframe. Kemudian sesuai dengan gambar ada 2 buah tombol onion skin, ada onion skin dan onion skin outlines. Kita akan pakai onion skin outlines :        Selanjutnya setelah mengklik tombol onion skin outlines, klik modify onion markers dan pilih show onion all ...

Masalah Pokok Dalam Sistem Nilai Budaya

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang masalah-masalah pokok yang terdapat dalam Sistem Nilai Budaya. Pada dasarnya, Sistem Nilai Budaya merupakan sistem nilai- nilai yang disepakati dan tertanam dalam suatu masyarakat yang mengakar pada suatu kebiasaan, kepercayaan (believe), dengan karakteristik tertentu yang berbeda-beda untuk acuan perilaku. [1] Sistem Nilai Budaya memiliki 5 masalah pokok menurut Kluckhohn dalam Pelly (1994), yaitu: 1. Hakekat hidup 2. Hakekat kerja atau karya manusia 3. Hakekat kedudukan manusia dalam ruang dan waktu 4. Hakekat hubungan manusia dengan alam sekitar 5. Hakekat dari hubungan manusia dengan manusia sesamanya. 1. Hakekat Hidup Masyarakat dipengaruhi oleh kebudayaan-kebudayaan dalam memahami arti dari hidup.Sebagai contoh dalam Buddha, hidup itu buruk dan manusia harus mencapai Nirvana. Hal ini mempengaruhi pola pikir masyarakat dalam menjalani kehidupannya. Namun, banyak kebudayaan yang menganggap hidup itu baik. Jadi, variasi...